Pasar Hewan Ambarwa

Pasar Hewan Ambarawa - kompasiana.com

Pasar Hewan Ambarawa yang lebih familiar disebut Pasar Pon, merupakan pasar hewan terbesar di kabupaten Semarang. Pasar ini memiliki puncak keramaian pada pasaran Pon menurut penanggalan jawa, atau setiap 5 hari sekali setelah wage, kliwon, legi, pahing. Pada hari-hari biasa pasar hewan ini tetap buka, namun hanya pedagang burung dan unggas saja yang berjualan, sedangkan sapi dan kambing hanya pada pasaran pon saja.

Merdu suara beraneka jenis burung memenuhi sisi selatan pasar, bahkan membludak hingga ke tepi jalan utama yang menghubungkan Bawen dengan Magelang. Burung-burung disini bebas diperjual belikan, tanpa harus melihat apakah masuk daftar yang dilindungi, langka atau hampir punah. Sebagian besar burung yang diperjual belikan adalah burung hasil penangkaran, walau ada beberapa jenis burung hasil tangkapan dari alam liar.

Burung-burung hasil penangkaran seperti parkit, kenari, perkutut, merpati, love bird dapat mudah ditemukan karena jumlahnya yang cukup banyak. Berbeda dengan burung hasil dari tangkapan dari alam liar seperti pentet, trocok atau kutilang jumlanya tidak menentu karena tergantung dari hasil tangkapan pemburu dengan cara menjaring atau dengan lem. Beraneka jenis kurungan juga diperjual belikan disini begitu juga dengan jenis makanan burung.

Jika hendak mencari BOS (Genus: Bos, yaitu pemamah biak berkaki empat) alias sapi eropa, atau sapi non eropa serta kambing, datanglah pada pasaran pon. Tidak hanya hewan hidupnya saja yang dijual, yang sudah dalam bentuk sate siap makan pun tersedia.