Gua Maria Kerep

Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA) ini sudah tidak asing lagi bagi umat Katolik, karena tempat wisata religi ini sudah dikenal, tidak hanya di lingkungan keuskupan Semarang tetapi juga dari keuskupan lainnya. Letak tempat ibadah ini sangat strategis. Bila Anda dari arah Semarang, sesampainya di Terminal Ambarawa disisi kanan terdapat petunjuk arah menuju ke Gua Kerep. Bila Anda dari arah Jogja bisa langsung turun di depan gang masuk menuju ke Gua Maria Kerep. Dari jalan raya hanya berjarak sekitar 1 km. Untuk menuju GMKA, bila Anda tidak membawa kendaraan sendiri juga cukup mudah. Dari terminal Ambarawa bisa naik angkot dengan ongkos Rp. 3.000,00, bisa juga naik ojek dengan ongkos Rp. 5.000,00. Bila ingin jalan santai juga tidak begitu melelahkan. Walau jalan sedikit menanjak tetapi karena udara Ambarawa sejuk tidak terasa capeknya.

Gua Maria Kerep Ambarawa ini berdiri sudah hampir setengah abad dan dibuat mirip dengan Gua Maria Lourdes yang ada di Perancis. Tempat ini tak pernah sepi dari peziarah yang dating setiap saat. Tidak hanya dari Semarang tetapi dari berbagai daerah di Indonesia. Biasanya paling ramai saat bulan Maria yaitu di bulan Mei dan Oktober.

Hawa yang sejuk membuat kita bisa nyaman dan damai berdoa di lokasi GMKA. Peziarah bisa bebas memilih tempat untuk berdoa. Bisa didepan patung Bunda Maria yang areanya sangat luas. Bisa sambil duduk dikursi atau bangku-bangku kecil yang telah disediakan, juga bisa sambil bersila/lesehan di lantai.

GMKA resmi digunakan pada tahun 1954 dan peresmiannya oleh Mgr. Albertus Soegijapranata SJ. Sejak dibangun sampai sekarang Gua Kerep sudah beberapa kali direnovasi. Selain tempat doa lesehan juga terdapat Kapel. Di kompleks tersebut juga dibangun stasi-stasi jalan salib. Jalan Salib atau dalam bahasa latin disebut Via Crucis dan dikenal juga sebagai Via Dolorosa atau Jalan Penderitaan. Yaitu suatu penggambaran masa-masa terakhir Yesus. Tradisi ini biasa dilakukan oleh umat Katolik Roma dan bisa dilakukan kapan saja. Paling sering dilakukan adalah pada masa Pra-Paskah, terutama pada peringatan Hari Jumat Agung dan pada Jumat malam selama masa Pra-Paskah.

Di kompleks Gua Maria Kerep ini juga sedang dibangun Patung Bunda Maria, yang konon merupakan tertinggi di dunia. Tinggi patung tersebut 42 meter, yaitu tinggi patung Bunda Maria itu sendiri setinggi 23 meter dan penompangnya 19 meter.

Tags: